dan adalah bagian yang paling sering membuat orang bingung. Kabar baiknya, aturannya hanya satu tabel kecil.
Satu kata, tiga arti
Kata "debit" dan "kredit" dipakai di tiga tempat dengan arti yang berbeda-beda. Inilah sumber kebingungan paling umum.
| Di mana | "Debit" artinya | "Kredit" artinya |
|---|---|---|
| Percakapan sehari-hari | Kartu debit: uang langsung dipotong dari rekening | Pinjaman atau cicilan: "beli motor secara kredit", kartu kredit |
| Mutasi rekening bank | Saldo rekening Anda berkurang | Saldo rekening Anda bertambah |
| Pembukuan usaha (yang dipelajari di sini) | Sisi kiri catatan | Sisi kanan catatan |
Di pembukuan usaha, debit dan kredit hanya berarti sisi:
- Debit = sisi kiri
- Kredit = sisi kanan
Hanya itu. Debit tidak selalu berarti uang masuk, dan kredit tidak selalu berarti uang keluar. Apakah sebuah sisi menambah atau mengurangi, tergantung jenis akunnya, dan itu dibahas di bawah.
Kenapa di rekening bank terasa terbalik?
Banyak orang bingung karena di mutasi rekening, uang masuk ditulis "kredit", padahal di pembukuan usaha uang masuk dicatat di "debit". Keduanya sama-sama benar, hanya ditulis dari kacamata yang berbeda.
Mutasi rekening ditulis dari sudut pandang bank. Bagi bank, uang yang Anda simpan adalah titipan yang harus dikembalikan, alias utang bank kepada Anda. Saat Anda menyetor, utang bank bertambah, dan utang bertambah dicatat di kredit. Makanya tertulis "kredit".
Pembukuan kedai ditulis dari sudut pandang Rina. Bagi Rina, uang di bank adalah harta (aset). Saat ia menyetor, harta bertambah, dan aset bertambah dicatat di debit.
Pilih kejadian di bawah dan bandingkan cara bank dan cara Rina menuliskannya.
Latihan: Bank menulis apa, Rina menulis apa
Kejadian yang sama, dilihat dari dua kacamata.
Rina menyetor uang tunai Rp2.000.000 dari laci kedai ke rekening bank kedai.
Yang tertulis di mutasi rekening bank
| Keterangan | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Setor tunai ke rekening | 2.000.000 |
Ditulis dari kacamata bank: saldo Anda adalah utang bank kepada Anda.
Yang ditulis Rina di pembukuan kedai
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Kas di Bank | 2.000.000 | |
| Kas di Laci | 2.000.000 |
Ditulis dari kacamata usaha Rina: uang di bank adalah harta (aset) kedai.
Kenapa bisa beda? Bagi bank, uang setoran Anda adalah titipan yang suatu saat harus dikembalikan. Itu utang bank kepada Anda. Utang bertambah dicatat di kredit, maka di mutasi rekening tertulis 'kredit'. Bagi Rina, uang di bank adalah harta (aset) yang bertambah, jadi di pembukuannya masuk debit.
Kenapa ada dua sisi?
Ingat modul sebelumnya: setiap mengubah paling sedikit dua hal. Sistem debit kredit mencatat kedua perubahan itu sekaligus, satu di kiri dan satu di kanan, dengan jumlah yang sama. Karena itu sistem ini disebut (double-entry).[1][2]
Di setiap , total debit harus sama dengan total kredit.
Aturan mainnya
Lihat kembali persamaan akuntansi. Akun yang ada di kiri tanda sama dengan () bertambah di sisi kiri atau debit. Akun di kanan tanda sama dengan (, ) bertambah di sisi kanan atau kredit.[3]
menambah , jadi ikut aturan ekuitas: bertambah di kredit. dan mengurangi ekuitas, jadi kebalikannya: bertambah di debit.
| Kelompok akun | Bertambah dicatat di | Berkurang dicatat di |
|---|---|---|
| Aset (harta)Kas, Piutang, Peralatan | Debit | Kredit |
| Beban (biaya)Beban Gaji, Beban Listrik | Debit | Kredit |
| Prive (ambil pribadi)Prive Rina | Debit | Kredit |
| Liabilitas (utang)Utang Usaha, Utang Bank | Kredit | Debit |
| Ekuitas (modal)Modal Rina | Kredit | Debit |
| Pendapatan (penghasilan)Pendapatan Usaha | Kredit | Debit |
Sisi tempat sebuah akun bertambah disebut . Kas punya debit. punya saldo normal kredit.
Lihat sendiri di akun T
Buku pelajaran sering menggambar akun sebagai huruf T: nama akun di atas, debit di kiri, kredit di kanan. Pilih sebuah akun, lalu tekan "Bertambah" atau "Berkurang". Perhatikan angkanya jatuh ke sisi mana.[4]
Latihan: Akun T
Coba beberapa akun berbeda. Kas dan Utang Usaha bertambah di sisi yang berlawanan.
Kas (101)
Debit (kiri)
Kredit (kanan)
–
–
Saldo: Rp0
Aset, saldo normal Debit
Nominal
Apa yang terjadi pada Kas?
Contoh: Rina menyetor modal
Rina menyetor Rp50.000.000. Dua hal berubah:
- Kas bertambah. Kas adalah , bertambah di Debit.
- Modal Rina bertambah. Modal adalah ekuitas, bertambah di Kredit.
Hasilnya: Debit Kas Rp50.000.000, Kredit Modal Rina Rp50.000.000. Seimbang.
Contoh: membayar gaji
Rina membayar gaji Rp4.000.000:
- Gaji bertambah. Beban bertambah di Debit.
- Kas berkurang. Aset berkurang di Kredit.
Perhatikan: di sini kas dicatat di kredit, karena kasnya berkurang.
Coba sendiri
Latihan: Debit atau kredit?
Tentukan sisi pencatatan untuk setiap perubahan akun.
Soal 1 dari 10 · Skor 0
Pelanggan membayar tunai.
Kas bertambah
Kelompok: Aset
Cek pemahaman
0/4 dijawabDi mutasi rekening bank, transfer masuk dari pelanggan ditulis di kolom 'kredit'. Di pembukuan usaha Anda, uang masuk itu dicatat di…
Dalam akuntansi, 'debit' artinya…
Utang Usaha berkurang karena dibayar. Dicatat di sisi…
Dalam satu transaksi, total debit dan total kredit harus…
Rujukan
Angka dalam kurung siku di dalam teks, misalnya [1], merujuk ke daftar ini. Semua artikel terbit 2023–2025; peringkat jurnal mengikuti Scimago (Scopus) atau akreditasi SINTA saat materi disusun.
Oktavianto, R., & Warsono, S. (2025). Ijiri or Grigg: Where do Indonesian accounting scholars go?. JABE (Journal of Accounting and Business Education), 9(3), . doi:10.17977/jabe.v8i4.56142SINTA 2
Membahas keterbatasan pembukuan berpasangan dalam soal kepercayaan dan gagasan pencatatan tiga sisi sebagai lanjutannya. Mengingatkan bahwa debit-kredit adalah sistem yang dirancang, bukan hukum alam.
Warsono, S., Putrie, N. W., Haryana, M. R. A., & Timur, R. P. (2025). Data mining for investigating knowledge creation in the evolution and advancement of accounting entry systems research over the last century. Journal of Accounting Literature, terbit daring (ahead of print), . doi:10.1108/JAL-08-2024-0202Scopus Q1
Menelusuri seabad penelitian tentang sistem pencatatan akuntansi, dari pembukuan berpasangan sampai gagasan pencatatan tiga sisi. Memberi latar sejarah mengapa debit dan kredit tetap menjadi fondasi.
Warsono, S., Oktavianto, R., Artiningsih, A., & Sasmita, A. S. (2025). Can STEM serve as a scaffold in accounting vocational teaching–learning for affirmative students?. Asian Education and Development Studies, 15(1), 137–150. doi:10.1108/AEDS-07-2025-0302Scopus Q2
Mengajarkan akuntansi lewat pendekatan matematika dan sains (persamaan yang harus seimbang) membantu siswa yang kesulitan memahami pencatatan. Itulah cara persamaan akuntansi dan timbangan diperkenalkan di sini.
James, W., Oates, G., & Schonfeldt, N. (2025). Improving retention while enhancing student engagement and learning outcomes using gamified mobile technology. Accounting Education, 34(3), 366–386. doi:10.1080/09639284.2024.2326009Scopus Q1
Latihan bergaya permainan di ponsel terbukti menaikkan keterlibatan dan daya ingat mahasiswa akuntansi pemula. Itulah alasan tiap modul di sini punya latihan yang bisa diklik.
Daftar lengkap semua rujukan ada di halaman Rujukan.

