Kalau setiap langsung ditulis di satu kertas panjang, dalam seminggu catatannya akan berantakan. Akuntansi memakai akun untuk memilah-milah catatan.[1]
Apa itu akun?
Akun adalah "laci" tempat mengumpulkan catatan yang sejenis. Semua uang masuk dan keluar dikumpulkan di akun Kas. Semua utang ke pemasok dikumpulkan di akun . Begitu seterusnya.
Dengan laci-laci ini, kita bisa menjawab pertanyaan seperti "berapa sisa kas?" atau "berapa total gaji bulan ini?" dengan cepat.[2][3]
Lima kelompok akun
Semua akun, sebanyak apa pun, pasti masuk ke salah satu dari lima kelompok ini:
| Kode | Kelompok | Artinya (bahasa sehari-hari) | Contoh akun |
|---|---|---|---|
| 1xx | Aset | Harta usaha: uang, barang, alat, dan tagihan | Kas (uang tunai), Piutang (tagihan ke pelanggan), Perlengkapan (bahan habis pakai), Peralatan (alat yang dipakai lama) |
| 2xx | Liabilitas | Utang: uang yang wajib dibayar ke orang lain | Utang Usaha (bon ke pemasok), Utang Bank (pinjaman), Utang Gaji (gaji yang belum dibayar) |
| 3xx | Ekuitas | Modal: bagian usaha yang benar-benar milik pemilik | Modal (uang yang disetor pemilik), Prive (uang usaha yang diambil pemilik untuk dirinya sendiri) |
| 4xx | Pendapatan | Uang yang didapat dari berjualan atau melayani | Pendapatan Usaha (hasil jualan), Pendapatan Jasa (hasil melayani) |
| 5xx | Beban | Biaya yang harus dikeluarkan supaya usaha jalan | Beban Gaji, Beban Sewa, Beban Listrik |
Tiga kelompok pertama (, , ) masuk ke . Dua kelompok terakhir (, ) masuk ke .
Kode akun
Setiap akun diberi nomor. Angka pertama menunjukkan kelompoknya. Misalnya 101 Kas: angka 1 berarti . 501 Gaji: angka 5 berarti beban.
Daftar semua akun beserta kodenya disebut bagan akun (chart of accounts). Inilah bagan akun Kedai Kopi Senja:
| Kode | Nama akun | Kelompok | Artinya |
|---|---|---|---|
| 101 | Kas | Aset | Uang tunai dan saldo rekening kedai |
| 102 | Piutang Usaha | Aset | Tagihan ke pelanggan yang belum dibayar |
| 103 | Perlengkapan | Aset | Biji kopi, susu, gelas: bahan yang akan habis dipakai |
| 121 | Peralatan | Aset | Mesin kopi dan perabot, dipakai bertahun-tahun |
| 122 | Akumulasi Penyusutan Peralatan | Pengurang aset | Total nilai mesin yang sudah "terpakai habis" |
| 201 | Utang Usaha | Liabilitas | Bon ke pemasok yang belum dibayar |
| 301 | Modal Rina | Ekuitas | Uang yang disetor Rina ke kedai |
| 302 | Prive Rina | Ekuitas (pengurang) | Uang kedai yang diambil Rina untuk keperluan pribadi |
| 401 | Pendapatan Usaha | Pendapatan | Hasil penjualan kopi |
| 501 | Beban Gaji | Beban | Gaji barista |
| 502 | Beban Listrik dan Air | Beban | Tagihan listrik dan air kedai |
| 503 | Beban Perlengkapan | Beban | Bahan yang sudah terpakai bulan ini |
| 504 | Beban Penyusutan Peralatan | Beban | Bagian harga mesin yang "terpakai" bulan ini |
Coba sendiri
Latihan: Tebak kelompok akun
Pilih kelompok yang tepat untuk setiap akun.
Akun ini masuk kelompok apa?
Kas
Cek pemahaman
0/2 dijawabAkun dengan kode 201 termasuk kelompok…
Uang yang belum dibayar pelanggan kepada kita dicatat di akun…
Rujukan
Angka dalam kurung siku di dalam teks, misalnya [1], merujuk ke daftar ini. Semua artikel terbit 2023–2025; peringkat jurnal mengikuti Scimago (Scopus) atau akreditasi SINTA saat materi disusun.
James, W., Oates, G., & Schonfeldt, N. (2025). Improving retention while enhancing student engagement and learning outcomes using gamified mobile technology. Accounting Education, 34(3), 366–386. doi:10.1080/09639284.2024.2326009Scopus Q1
Latihan bergaya permainan di ponsel terbukti menaikkan keterlibatan dan daya ingat mahasiswa akuntansi pemula. Itulah alasan tiap modul di sini punya latihan yang bisa diklik.
Rahayu, D., Hanif, A., & Chofifah, G. S. (2024). Understanding of MSME owners in Sidoarjo Regency in the preparation of financial statements based on SAK EMKM. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 14(4), 880–894. doi:10.22219/jrak.v14i4.28071SINTA 2
Survei 60 pelaku UMKM makanan-minuman di Sidoarjo: pemahaman SAK EMKM lebih ditentukan oleh sosialisasi dan skala usaha daripada tingkat pendidikan. Materi ini dibuat untuk mengisi celah sosialisasi itu.
Sagoro, E. M., Warsono, S., Mustakini, J. H., & Handayani, W. (2025). Instructional design innovation in distance learning to improve student learning performance. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 44(2), . doi:10.21831/cp.v44i2.81356Scopus, SINTA 1
Desain materi dan metode belajar jarak jauh untuk mata kuliah Pengantar Akuntansi yang terbukti menaikkan hasil belajar. Rujukan untuk cara modul ini disusun: cerita, latihan, lalu ringkasan.
Daftar lengkap semua rujukan ada di halaman Rujukan.

